ANALISA KARAKTERISTIK PERUSAHAAN, INDUSTRI DAN EKONOMI MAKRO TERHADAP RETURN DAN BETA SAHAM SYARIAH DI BURSA EFEK JAKARTA




  • Simposium Nasiona Akuntansi 9 Padang

    Padang, 23-26 Agustus 2006

    ANALISA KARAKTERISTIK PERUSAHAAN, INDUSTRI DAN EKONOMI MAKRO TERHADAP RETURN DAN BETA SAHAM SYARIAH DI BURSA EFEK JAKARTA

    Robiatul Auliyah
    Ardi Hamzah
    Universitas Trunojoyo

    ABSTRACT

    The purpose of this study are to know effect variables of firm characteristic, industry and macro economic on return and beta of syariah stock. The sample of the study are firms listed in Jakarta Islamic Index in 2001 – 2005. Sample total is 150 firm sample. The result of study with F test between all variable with return of syariah stock indicate that all variable at level 5% no significant effect on syariah stock return, while with beta of syariah stock indicate that all variable at level 5% significant effect on syariah stock beta.

    The result of study with t-test between variables of firm characteristic, industry and macro economic with return of stock syariah indicate that nothing variables at level 5% significant effect on syariah stock return, while with beta of syariah stock indicate that cyclicality, rupiah exchange value on dollar and gross domestic bruto at level 5% significant effect on syariah stock beta.

    Keyword: firm characteristic, industry, macro economy, return and beta of syariah stock

    PENDAHULUAN

    Perkembangan pasar modal syariah menunjukkan kemajuan seiring dengan meningkatnya indeks yang ditunjukkan dalam Jakarta Islamic Index. (JII). Peningkatan indeks pada JII walaupun nilainya tidak sebesar pada Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) tetapi kenaikan secara prosentase indeks pada JII lebih besar dari IHSG. Hal ini dikarenakan adanya konsep halal, berkah dan bertambah pada pasar modal syariah yang memperdagangkan saham syariah. Pasar modal syariah menggunakan prinsip, prosedur, asumsi, instrumentasi, dan aplikasi bersumber dari nilai epistemologi Islam.

    Perdagangan beberapa jenis sekuritas, baik pada pasar modal konvensional maupun pasar modal syariah mempunyai tingkat return dan risiko yang berbeda. Saham merupakan salah satu sekuritas diantara sekuritas-sekuritas lainnya yang mempunyai tingkat risiko yang tinggi. Risiko tinggi tercermin dari ketidakpastian return yang akan diterima oleh investor di masa datang. Hal ini sejalan dengan definisi investasi menurut Sharpe bahwa investasi merupakan komitmen dana dengan jumlah yang pasti untuk mendapatkan return yang tidak pasti di masa depan. Dengan demikian, ada dua aspek yang melekat dalam suatu investasi, yaitu return yang diharapkan dan risiko tidak tercapainya return yang diharapkan. Return dan risiko secara teoritis pada berbagai sekuritas mempunyai hubungan yang positif. Semakin besar return yang diharapkan diterima, maka semakin besar risiko yang akan diperoleh, begitu pula sebaliknya. Return dan risiko yang tinggi pada saham berhubungan dengan kondisi karakteristik perusahaan, industri dan ekonomi makro.

    Selengkapnya bisa didownload
    (klik link di bawah ini)
    Link: www.ziddu.com

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.