ANALISIS PENGARUH INTENSITAS PERSAINGAN DAN VARIABEL KONTEKSTUAL TERHADAP PENGGUNAAN INFORMASI SISTEM AKUNTANSI MANAJEMEN DAN KINERJA UNIT BISNIS …




  • Simposium Nasiona Akuntansi 9 Padang

    ANALISIS PENGARUH INTENSITAS PERSAINGAN DAN VARIABEL KONTEKSTUAL TERHADAP PENGGUNAAN INFORMASI SISTEM AKUNTANSI MANAJEMEN DAN KINERJA UNIT BISNIS DENGAN PENDEKATAN PARTIAL LEAST SQUARE

    Faisal
    UNIVERSITAS DIPONEGORO

    Abstract

    This study examines the impact of intensity of market competition and contextuals variables (strategy and perceived environmental uncertainty) on manager’s use information by management accounting system (MAS) and unit business performance. Managers’ use of the information provided by management accounting systems (MAS) can help organizations to adopt and implement plans in response to their competitive environment. In this research MAS is viewed as a system which provides benchmarking and monitoring information in addition to internal and historical information traditionally generated by management accounting system.

    The responses of 102 marketing dan production managers, drawn from Indonesian manufacturing companies. Data analyzed by using partial least square (PLS). The results indicate that manager’s use information by management accounting system (SAM) acts as a mediator in the relationship between intensity of market competition and unit business performance. On the other hand, the relationship between strategy, perceived environmental uncertainty (PEU) and unit business performance through SAM are not significant.

    Keywords: intensity of market competition, perceived environmental uncertainty (PEU), strategy, management accounting system (MAS), unit business performance.

    PENDAHULUAN
    Latar Belakang

    Teori kontijensi dapat digunakan untuk menganalisis desain dan sistem akuntansi manajemen untuk memberikan informasi yang dapat digunakan perusahaan untuk berbagai macam tujuan (Otley, 1980) dan untuk menghadapi persaingan (Mia dan Clarke,1999). Teori kontijensi didasarkan pada premis bahwa tidak ada sistem akuntansi manajemen yang secara universal dapat digunakan organisasi dalam berbagai lingkungan (Otley, 1980; Muslichah,2003). Dalam penelitian ini pendekatan kontijensi digunakan untuk mengevaluasi faktor-faktor lingkungan (intensitas persaingan, strategi dan ketidakpastian lingkungan) yang diduga dapat menyebabkan sistem akuntansi manajemen menjadi lebih efektif.

    Beberapa penelitian sebelumnya yang menggunakan pendekatan kontijensi untuk menguji hubungan antara variabel-variabel kontekstual (teknologi informasi, strategi dan ketidakpastian lingkungan) terhadap sistem informasi akuntansi manajemen dan kinerja seperti Gordon dan Miller (1976), Abernethy dan Guthrie (1996), Chong dan Chong (1997), Chenhall dan Morris (1996) serta Abernethy dan Bouwens (2000) menyatakan bahwa organisasi perlu mempertimbangkan variabel-variabel kontekstual tersebut agar informasi dari sistem akuntansi manajemen yang dihasilkan menjadi lebih efektif. Secara tradisional informasi akuntansi manajemen didominasi oleh informasi finansial, tetapi dalam perkembangannya juga menyediakan informasi non finansial.

    Download via ziddu.com

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.