ANALISIS PENGARUH PERBEDAAN ANTARA LABA AKUNTANSI DAN LABA FISKAL TERHADAP PERSISTENSI LABA, AKRUAL, DAN ARUS KAS




  • Simposium Nasiona Akuntansi 9 Padang

    ANALISIS PENGARUH PERBEDAAN ANTARA LABA AKUNTANSI DAN LABA FISKAL TERHADAP PERSISTENSI LABA, AKRUAL, DAN ARUS KAS

    Handayani Tri Wijayanti
    STIE Atma Bakti Surakarta

    ABSTRACT

    This study investigates the role of book-tax differences in indicating the persistence of earnings, accruals, and acsh flows for one-period-ahead earnings. This study also examines whether the level of book-tax differences influences investor’s assessment of future earnings persistence..

    Using the earnings data from 2000-2004, the results show that firm-years with large positive book-tax differences (book income in excess of taxable income) have earnings that are less persistent than firm-years with small book-taxes differences Further, the evidence is consistent with investor interpreting with large positive book-tax differences as “red flag” and reducing their expectation of future earnings persistence.

    Simposium Nasiona Akuntansi 9 Padang

    1. PENDAHULUAN
    1.1 Latar Belakang

    Informasi tentang laba (earnings) mempunyai peran sangat penting bagi pihak yang berkepentingan terhadap suatu perusahaan. Pihak internal dan eksternal perusahaan sering menggunakan laba sebagai dasar pengambilan keputusan seperti pemberian kompensasi dan pembagian bonus kepada manajer, pengukur prestasi atau kinerja manajemen, dan dasar penentuan besarnya pengenaan pajak. Oleh karena itu kualitas laba menjadi pusat perhatian bagi investor, kreditor, pembuat kebijakan akuntansi, dan pemerintah. Laba yang berkualitas adalah laba yang dapat mencerminkan kelanjutan laba (sustainable earnings) dimasa depan, yang ditentukan oleh komponen akrual dan aliran kasnya (Penman, 2001).

    Beberapa peneliti kualitas laba telah memusatkan perhatiannya pada selisih antara laba akuntansi dan laba fiskal (Patrick, 2001; Desai, 2002; Manzon dan Plesko, 2002; Mills et al., 2002 dalam Nissim et al., 2004). Mereka berpendapat bahwa perbedaan antara laba akuntansi dan laba fiskal (book-tax differences) dapat memberikan informasi mengenai kualitas laba. Logika yang mendasarinya adalah adanya sedikit kebebasan akuntansi yang diperbolehkan dalam pengukuran laba fiskal sehingga perbedaan antara laba akuntansi dan laba fiskal (book-tax differences) dapat memberikan informasi tentang management discretion dalam proses akrual. Seida (2003) dalam Hanlon (2005) juga menyatakan bahwa laba fiskal dapat digunakan sebagai benchmark untuk mengevaluasi laba akuntansi.

    Selengkapnya bisa didownload
    (klik link di bawah ini)
    Link: www.ziddu.com

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.