PENGARUH ASIMETRI INFORMASI TERHADAP PRAKTIK MANAJEMEN LABA…




  • Simposium Nasiona Akuntansi 9 Padang

    PENGARUH ASIMETRI INFORMASI TERHADAP PRAKTIK MANAJEMEN LABA PADA PERUSAHAAN PERBANKAN PUBLIK YANG TERDAFTAR
    DI BURSA EFEK JAKARTA

    Dra. Rahmawati, Msi, Ak
    Drs. Yacob Suparno, Msi, Ak
    Nurul Qomariyah, SE

    ABSTRACT

    The purpose of this research is to find out whether available significant positive effect between information asymmetry and earnings management. The hypothesis (Ha) in this research is available significant positive effect between information asymmetry and earnings management.

    This research is designed as a empiris study. The population of this research are public Indonesian banking firms in 2000 until 2004. The purposive sampling is used to collect 120 samples. Assumption classic tests are done, there are normality test with Jarque-Bera (JB) Test of Normality, heteroskedasticity test with White Heteroskedasticity test, multicolinearity test with VIF test and autocorrelation test with Durbin-Watson test. The hypothesis is tested by t – test and F – test.

    The result of hypothesis testing show that regression coefficient are significant (p value < 0.05), so Ha are accepted or available significant positive effect between information asymmetry and earnings management. R2 value is 0.358355 that mean 35.84% dependent variable earnings management can be explained by independent variable information asymmetry, and control variable CFVAR, GROWTH, SIZE, MKTBV and then 64.16% explained by another factor out side in the regression model but in the regression between dependent variable earnings management with control variable resulted R2 value 0.417227 and then in the regression between dependent variable earnings management with independent variable information asymmetry resulted R2 value 0.183306 so control variable more explaine dependent variable earnings management. Independent variable information asymmetry has significant positive effect and can explaine dependent variable earnings management 18%.

    Keywords : information asymmetry, earnings management, discretionary accruals


    PENDAHULUAN

    Teori keagenan (agency theory) mengimplikasikan adanya asimetri informasi antara manajer sebagai agen dan pemilik (dalam hal ini adalah pemegang saham) sebagai prinsipal. Asimetri informasi muncul ketika manajer lebih mengetahui informasi internal dan prospek perusahaan di masa yang akan datang dibandingkan pemegang saham dan stakeholder lainnya. Dikaitkan dengan peningkatan nilai perusahaan, ketika terdapat asimetri informasi, manajer dapat memberikan sinyal mengenai kondisi perusahaan kepada investor guna memaksimisasi nilai saham perusahaan. Sinyal yang diberikan dapat dilakukan melalui pengungkapan (disclosure) informasi akuntansi.

    Laporan keuangan merupakan sarana pengkomunikasian informasi keuangan kepada pihak-pihak di luar korporasi. Dalam penyusunan laporan keuangan, dasar akrual dipilih karena lebih rasional dan adil dalam mencerminkan kondisi keuangan perusahaan secara riil, namun disisi lain penggunaan dasar akrual dapat memberikan keleluasaan kepada pihak manajemen dalam memilih metode akuntansi selama tidak menyimpang dari aturan Standar Akuntansi Keuangan yang berlaku. Pilihan metode akuntansi yang secara sengaja dipilih oleh manajemen untuk tujuan tertentu dikenal dengan sebutan manajemen laba atau earnings management.

    Download Link :

    Link: www.ziddu.com

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.