PENGARUH PENGUMUMAN DAN KARAKTERISTIK TRANSAKSI DIVESTASI DAN ALIANSI TERHADAP KEMAKMURAN PEMEGANG SAHAM PERUSAHAAN YANG LISTED DI BURSA EFEK JAKARTA




  • PATRICIA AJENG PEBRIKASARI
    STIE YKPN Yogyakarta

    ABSTRACT

    Divestiture and alliance transactions as strategic-oriented transactions to increase company`s value. The objective of this study is to test empirically the implication of divestiture and alliance transactions announcement shown in the abnormal returns of company who doing that transactions. Particularly, this study test the implication of the divestiture and alliance transactions characteristic and company`s characteristic who doing that transactions reflected by cumulative abnormal returns during event windows. This study uses divestiture and alliance transactions sample in Bursa Efek Jakarta (BEJ) during period 1991-2004.

    Generally, the result in this study shown that divestiture and alliance transactions in BEJ give the stockholder`s wealth who doing that activities. Particularly, the market reaction significantly occur in event date, in other words Indonesian`s stock market informationally efficient. The transaction value, one of three variables used as divestiture and alliance transactions characteristic, significantly influence the cumulative abnormal return whereas the others do not. The company`s characteristic who doing divestiture and alliance transactions (company`s size and age) as control variables, do not significantly influence the cumulative abnormal return.

    Keyword : divestiture, alliance, abnormal return

    LATAR BELAKANG MASALAH

    Divestasi dan aliansi merupakan bentuk dari corporate-control transactions yang dilakukan sebagai transaksi yang bertujuan strategis dalam meningkatkan value perusahaan. Perusahaan yang melakukan corporate-control transactions harus memilih strategi transaksi yang tepat sesuai dengan tujuan yang ingin dicapai dari transaksi tersebut. Dengan demikian keuntungan dari transaksi tersebut dapat dinikmati oleh perusahaan yang melakukan corporate-control transactions, serta akan memberikan kemakmuran bagi pemegang saham perusahaan tersebut.

    Corporate-control transactions ini dapat berupa merger, akuisisi, divestasi, aliansi, MBO (Management Buyout) dan LBO (Leverage Buyout). Menurut Clarke et al. pada tahun 1990 (Warokka, 2002) motivasi perusahaan melakukan corporate-control transactions yaitu: (1) Meningkatkan operating economies, (2) Meningkatkan economies of scale, (3) Mengatasi inefficient management atau differential management efficiency, serta (4) Memperoleh financial synergy.

    Di Indonesia penelitian yang lebih spesifik mengenai corporate-control transactions di Bursa Efek Jakarta sebagian besar terbatas pada jenis merger dan akuisisi. Penelitian yang dilakukan oleh Warokka (2002) menunjukkan bahwa 60% dari total corporate-control transactions di Bursa Efek Jakarta selama tahun 1991–2001 merupakan transaksi non merger dan akuisisi (sell-off/divestasi dan joint venture/aliansi). Sehingga penelitian ini ingin membuktikan pengaruh pengumuman jenis corporatecontrol transactions secara spesifik selain merger dan akuisisi, yaitu pengaruh pengumuman divestasi dan aliansi terhadap kemakmuran pemegang saham.

    Selengkapnya bisa didownload
    (klik link di bawah ini)
    Link: www.ziddu.com

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.