PERBANDINGAN KEAKURATAN MODEL ARUS KAS METODA LANGSUNG DAN TIDAK LANGSUNG DALAM MEMPREDIKSI ARUS KAS DAN DEVIDEN MASA DEPAN




  • Simposium Nasiona Akuntansi 9 Padang

    PERBANDINGAN KEAKURATAN MODEL ARUS KAS
    METODA LANGSUNG DAN TIDAK LANGSUNG DALAM MEMPREDIKSI ARUS KAS DAN DEVIDEN MASA DEPAN

    Handri Thiono,SE.,MSi

    ABSTRACT

    The objective of the study was to examine the ability direct and indirect method information in predicting future cash flow and dividend. This study evaluated FASB’s statements in SFAS 95 and IAI’s statements in PSAK No. 2, that the direct method provided more useful information in predicting future cash flow than indirect method. Panel data regression models were developed. The study evaluated two cash flow and dividend prediction models, that employed cash inflows from operating activities, cash outflows for operating activities, net income, and accrual. The sample of this study was manufacturing companies listed in Jakarta Stock Exchange within the period of 1999-2004. The data was collected using purposive sampling method. The amount of the sample was 35 companies for cash flow prediction models, and 25 companies for dividend prediction models.

    The results of this study showed that a combination of cash inflows and cash outflows outperform net income and accrual in predicting future cash flow. However, the evidence showed that direct method model did not outperform indirect method model in predicting future dividend. The empirical results supported the FASB’s statements, that direct method provided useful information in predicting future cash flow than indirect method.

    Kata Kunci: Arus kas metoda langsung dan tidak langsung, regresi data panel.

    Simposium Nasiona Akuntansi 9 Padang

    A. Latar Belakang

    Ikatan Akuntan Indonesia (IAI) mengesahkan Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (PSAK) No. 2 tentang laporan arus kas pada tanggal 7 September 1994 dan berlaku efektif pada tanggal 1 Januari 1995. PSAK No.2 bertujuan untuk memberikan informasi historis mengenai perubahan kas dan setara kas dari suatu perusahaan melalui laporan arus kas yang mengklasifikasikannya dalam aktivitas operasi, investasi, dan pendanaan selama suatu periode akuntansi (IAI, [2002]). Informasi tentang arus kas suatu perusahaan berguna bagi pemakai laporan keuangan sebagai dasar untuk menilai kemampuan perusahaan dalam menghasilkan kas dan setara kas serta menilai kebutuhan perusahaan untuk menggunakan arus kas tersebut. Informasi arus kas juga memungkinkan para pemakai laporan keuangan mengembangkan model untuk menilai dan membandingkan nilai sekarang dari arus kas masa depan dari berbagai perusahaan. Beberapa penelitian telah menunjukkan kemampuan arus kas dalam memprediksi arus kas operasi dimasa depan Supriyadi (1999), Fitriastuti (2004).

    Statements of Financial Accounting Concepts (SFAC) No. 1 menyatakan bahwa laporan keuangan harus dapat menyediakan informasi untuk membantu investor sekarang, investor potensial, kreditor, dan pengguna lain dalam menilai jumlah, waktu, ketidakpastian prospek penerimaan kas dari deviden atau bunga dan pendapatan dari penjualan, pelunasan dari sekuritas atau utang (FASB, [1978]). Sedangkan PSAK No. 2 (IAI, [2002]) menjelaskan bahwa jumlah arus kas yang berasal dari aktivitas operasi merupakan indikator yang menentukan apakah dari operasinya perusahaan dapat menghasilkan arus kas yang cukup untuk melunasi pinjaman, memelihara kemampuan operasi perusahaan, membayar deviden dan melakukan investasi baru tanpa mengandalkan sumber pendanaan dari luar. Penelitian Suadi (1998) telah menunjukkan bahwa laporan arus kas dapat digunakan sebagai alat prediksi jumlah pembayaran deviden yang terjadi dalam satu tahun setelah terbitnya laporan arus kas tersebut. Dengan demikian laporan arus kas berhubungan dan bermanfaat dalam memprediksi pembayaran deviden masa depan.

    Download via ziddu.com

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.