RELEVANSI NILAI INFORMASI AKUNTANSI DENGAN PENDEKATAN TERINTEGRASI: HUBUNGAN NONLINIER




  • RELEVANSI NILAI INFORMASI AKUNTANSI DENGAN PENDEKATAN TERINTEGRASI: HUBUNGAN NONLINIER

    RAHMAWATI
    Universitas Sebelas Maret Surakarta

    ABSTRACT

    The purpose of this research are to know: (1) is there nonlinearity relationship between earnings and stock return, (2) is there nonlinearity relationship between cash flow and stock return that is moderated with earnings/price ratio, (3) is there nonlinearity relationship between accrual and stock return. The result of this research can used as judgment for the practise in decision making with information earnings, cash flow and accrual and what is primary to be expected.

    This research uses 41 manufacturing firms that listed in Jakarta Stock Exchanges, which are selected by using purposive random sampling. Those selected firms announced their financial statement during 1998 until 2002. Assumption classics test is done, there are normality test with Jarque-Bera (JB) Test of Normality, linierity test with scatterplot, heteroscedasticity test with White Heteroskedasticity test, autocorrelation test with Durbin-Watson test. The hypothesis is tested by NLS (Non Linier Least Square) model
    regression.

    Value relevance earnings (unexpected) begin lost their value relevance but to earnings level, there are significant examination year. Value relevance component cash flow are consistent with Hodgson and Clarke (1998) research that give the greaterexplanatory power. Value relevance accrual is same as value relevance earnings (unexpected).

    Keyword: earnings, cash flow component, accrual, return stock

    PENDAHULUAN

    Latar Belakang Masalah

    Salah satu tujuan dari analisis laporan keuangan adalah untuk menaksir nilai perusahaan. Banyak penelitian empiris akuntansi telah berusaha untuk menemukan nilai relevan (value-relevant) atribut akuntansi dalam rangka mempertinggi analisis laporan keuangan. Atribut akuntansi diduga menjadi value-relevant karena atribut akuntansi ini secara statistik berhubungan dengan harga saham. Contoh penelitian yang monumental adalah studi dari Ball dan Brown (1968) dan beberapa penelitian tentang kandungan informasi mengindikasikan bahwa laba akuntansi dan beberapa komponennya menangkap informasi yang terdapat dalam harga saham.

    Studi-studi sebelumnya telah mencatat kandungan informasi dalam earnings dari harga-harga saham tetapi belum menyediakan bukti yang menyimpulkan kandungan informasi inkremental yang terdapat pada modal kerja dan arus kas operasi. Studi dari Ali (1994) berasumsi bahwa terdapat hubungan linier antara return dan informasi akuntansi. Dalam studi tersebut dikembangkan riset sebelumnya dengan memasukkan hubungan non linier antara return dengan masing-masing dari tiga variabel yaitu: earnings, modal kerja dari operasi dan arus kas.

    Bila ukuran kinerja yang lain (terutama modal kerja dari operasi kejutan dan arus kas kejutan) juga memiliki konsentrasi yang tinggi dalam komponen transitori dalam observasi yang besar, maka koefisien regresi dari model multivariate linier pada studistudi sebelumnya juga akan mengalami bias ke arah nol. Sehingga dapat disimpulkan riset sebelumnya juga gagal untuk menolak hipotesis nol, bahwa tidak terdapat kandungan informasi dalam modal kerja dari operasi dan arus kas, padahal hipotesis nol ini salah.

    Selengkapnya bisa didownload

    Link: www.ziddu.com

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.