SIMULTANITAS DAN “TRADE-OFF” PENGAMBILAN KEPUTUSAN FINANSIAL DALAM MENGURANGI KONFLIK AGENSI: PERAN DARI CORPORATE OWNERSHIP




  • FUAD
    Universitas Dian Nuswantoro

    Abstract

    This study investigated the simultaneity of four financial variables that are hypothesized to control agency costs. It builds a model showing that debt, dividend, insider ownership, and corporate ownership are determined simultaneously as each of the variables is hypothesized to affect agency cost. This study developed the graphical analysis, as well as empirical evidences employing both Hausman specification test and three-stage least squares test. The study proved that corporate ownership was determined simultaneously by the other agency control variables, while dividend payout, debt and insider ownership were partially determined by those agency control variables. Further results, however, did not find the presence of non-linier relationship between insider ownership and all of agency control variables. Finally, this study reveals that there is a trade-off and simultaneity in the financial decision making variables to control the agency costs.

    Keyword: agency problems, dividend payout, debt, managerial ownership, corporate ownership

    PENDAHULUAN

    Masalah agensi telah menarik perhatian yang sangat besar dari para peneliti di bidang akuntansi keuangan, yang timbul karena adanya konflik kepentingan antara shareholder dan manajer, karena tidak bertemunya utilitas yang maksimal antara mereka. Manajer memiliki kewajiban untuk memaksimalkan kekayaan shareholder, sedangkan kepentingan pribadi manajer sesungguhnya adalah untuk memaksimalkan kekayaannya. Jensen dan Meckling (1976) menyatakan bahwa masalah agensi tersebut dapat memburuk, apabila persentase saham perusahaan yang dimiliki oleh manajer sedikit. Jensen dan Meckling menitik-beratkan pada utilisasi hutang, sebagai substitusi dari kepemilikan manajerial, untuk dapat membantu mengurangi konflik agensi antara shareholder dengan manajemen.

    Biaya agensi juga dapat diminimalisir dengan meningkatkan monitoring terhadap perusahaan. Monitoring tersebut tidak hanya terbatas dilakukan oleh pihak dari dalam perusahaan, namun juga dapat dilakukan dari pihak eksternal perusahaan (terutama investor institusional). Penelitian yang membuktikan mengenai peran investor institusional dalam mengurangi biaya agensi telah banyak dilakukan (misalnya shleifer dan Vishny 1986; Coffee 1991). Pozen (1994) mengungkapkan beberapa metode yang digunakan oleh pemilik institusional dalam mempengaruhi pengambilan keputusan manajerial, mulai dari diskusi informal dengan manajemen, sampai dengan pengendalian seluruh kegiatan operasional dan pengambilan keputusan perusahaan.

    Selengkapnya bisa didownload
    (klik link di bawah ini)
    Link: www.ziddu.com

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.