PENGARUH PENGALAMAN AUDITOR TERHADAP PENGGUNAAN BUKTI TIDAK RELEVAN DALAM AUDITOR JUDGMENT




YUDHI HERLIANSYAH SE.,Ak.,MSi

FAKULTAS EKONOMI

UNIV. MERCU BUANA JAKARTA

MEIFIDA ILYAS, SE, MSi

INIV. SATYA NEGARA INDONESIA


 

Abstract


 

Auditors encounter both relevant and irrelevant information during the performance of audit tasks. Prior studies have shown that the presence of irrelevance information weakens the impact of relevant information on audit judgments. Such studies, however, have not considered whether experience moderates the diluting effect of irrelevant information on auditor’s judgment this study reports the results of an experiment in which the effect of irrelevant information on the going concern judgments of less-experienced auditors is compared to the effect of irrelevant information on the going concern judgments of more-experienced auditors.

This experiment involved 56 less-experienced auditors dan 31 more-experienced auditors. The experiment reaffirm that irrelevant information does have a diluting effect on the judgments of less-experienced auditors but provides new evidence that irrelevant information does not have a diluting effect on judgments of more-experienced auditors.

Keywords : Experience, Dilution Effect, Irrelevant, Relevant.


 

Kesimpulan


 


 

Riset ini menemukan bahwa pengalaman mengurangi dampak informasi tidak relevan terhadap judgment auditor. Auditor berpengalaman (partner dan Manajer) tidak terpengaruh oleh adanya informasi tidak relevan dalam membuat going concern judgment. Hasil ini konsisten dengan riset sebelumnya Hackenbrack (1992), Hoffman dan Patton (1997), Glover (1997). Penelitian ini meneguhkan bahwa efek dilusi (dilution effect) terdapat pada profesi auditor sebagaimana penelitian Nisbett et al (1981).

Temuan bahwa efek dilusi dapat dikurangi dengan pengalaman telah konsisten dengan penelitian psikologi dan auditing sebelumnya yang menunjukkan bahwa struktur pengetahuan yang lebih maju melalui pengalaman memoderasi dampak bukti tidak relevan dalam pertimbangan audit (audit judgment) (Patel dan Groen, 1986; Lesgold et al, 1988; Biggs et al, 1987)

Penelitian ini juga menemukan bahwa metode eksperimen dengan menggunakan kontak person tidak berbeda hasilnya dengan yang dilakukan peneliti. Dengan demikian maka modifikasi metode eksperimen menunjukkan hasil yang sesuai dengan yang dinginkan peneliti.

Hasil penelitian ini memiliki keterbatasan antara lain: Pertama, metode eksperimen ini mempunyai keterbatasan dalam validitas eksternal. Kedua, penelitian ini hanya terbatas pada going concern judgment saja sehingga perluasan riset ini seperti dalam review kertas kerja dapat dilakukan. Ketiga, Metode eksperimen ini tidak sepenuhnya mampu mengontrol banyak hal seperti tempat, suasana auditor dll.



Click here to download

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.